Monday, May 26, 2014

Sebuah Pertemuan yang Dipaksakan

Di sebuah pertemuan yang dipaksakan itu, saya disadarkan ternyata pola pikir saya egois.

"Li, kata Ibu, ketika kita menyayangi seseorang, itu berarti kita siap untuk kehilangan."

Sepersekian detik kemudian wajah-wajah orang yang saya sayangi melintas.
Wah memang, konsekuensi dari menyayangi itu berat. Kehilangan ada karena menyayangi.
Tapi resiko memang harus diambil. Kalau mau memilih hal yang tanpa resiko, sampai laut kering pun tak akan muncul pilihan macam itu.


Terima kasih Dhevi dan Tante Ida

No comments:

Post a Comment