Tuesday, March 26, 2019

Si Sulung

Sejauh ingatanku dalam mengenal diriku sendiri, sifat keras adalah salah satu yang tak pernah ku lupa.
Setiap perdebatan yang kupahami, mengalah sangat jauh dari kamusku.
Kemudian kerap dalam satu dua hal lain, seperti demi menghindari konflik, aku akan tampak mengalah. Tampak. Meski sebenarnya tidak.

Dalam perjalananku mengarungi hidup yang begini-begini saja, di satu titik aku bertemu si sulung.
Setelah jutaan huruf menyusun kata, puluhan cangkir kopi, dan entah apa lagi yang telah kami lalui bersama, rasa-rasanya dia menemukan sesuatu yang selama ini tanpa sadar telah kucari.
Meski terkadang masih tak sependapat, aku lebih sering tampak tak mau kalah padahal diam-diam mengamini perkataannya.
Akhirnya, kata mengalah mulai masuk dalam kamusku. 

\
Selama ini aku mencari.
Sepertinya, si sulung telah berhasil.

No comments:

Post a Comment